Hari ini, di awal bulan Januari 2026, saya duduk dan mendengarkan berita di salah satu TV nasional, mereka memberitakan tentang kenaikan UMP di setiap daerah dan salah satunya adalah Rp5.729.876 – itu adalah UMP DKI Jakarta 2026, yang baru saja naik 6,17% dibanding tahun lalu. Setelah dikurangi iuran BPJS, pajak penghasilan (jika termasuk golongan), cicilan motor, serta biaya hidup di Jakarta yang sangat mahal, uang yang tersisa di tangan mungkin hanya cukup untuk makan sebulan tanpa membeli barang mewah. Banyak orang mengatakan, “Gaji segitu hanya buat bertahan hidup, bukan buat hidup bahagia.”
Tapi ada fakta lain yang lebih menarik: banyak orang yang memiliki gaji UMR justru punya mental seperti miliarder.Mereka tidak punya dana miliaran di rekening bank, tapi punya kekayaan berharga yang tidak bisa dibeli dengan uang, seperti ketenangan hati, rasa syukur yang dalam, dan kemampuan menikmati hidup tanpa terus membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Berikut beberapa fakta nyata yang saya amati dari lingkungan sekitar — dari teman, keluarga, hingga orang biasa yang saya temui sehari-hari.
Fakta 1: Kekayaan sejati bukan di angka rekening, tapi di kebebasan batin
Orang dengan gaji UMR sering punya waktu lebih untuk keluarga, ibadah, atau hobi sederhana. Bandingkan dengan eksekutif dengan gaji puluhan juta yang sulit tidur karena deadline, rapat zoom hingga subuh, dan jarang pulang sebelum anak tidur. Mental miliarder tahu: uang bisa ditambah lagi, tapi waktu tidak bisa kembali.
Fakta 2: Mereka pintar “menggandakan” uang yang kecil
Banyak orang dengan gaji UMR justru punya tabungan darurat selama 6–12 bulan, investasi reksa dana atau emas kecil-kecilan, bahkan punya usaha sampingan seperti jualan online atau ojek online malam hari. Contoh nyata: teman saya yang bekerja sebagai sopir ojek online, mendapat gaji bulanan UMR ditambah bonus dari order, tapi sudah punya rumah dengan cicilan dan tabungan untuk pendidikan anak lebih dari cukup. Rahasianya? Mereka disiplin menyisihkan 20–30% dari gaji sejak hari pertama menerima, bukan menunggu “gaji naik dulu baru mulai menabung”.
Fakta 3: Mereka jarang merasa iri, justru sering bersyukur
Saya pernah ngobrol dengan tetangga, seorang buruh pabrik yang gajinya UMR di jakarta. Setiap bulannya, dia mengirimkan Rp1,5 juta ke kampung untuk biaya sekolah adiknya, sementara sisanya digunakan untuk hidup hemat tetapi tetap merasa senang. Ia pernah berkata, “Mas, orang kaya itu yang punya banyak teman, banyak cerita, dan banyak doa. Bukan orang yang punya banyak uang tapi sendirian.” Orang dengan mental miliarder memiliki rasa cukup, mereka tidak terjebak dalam perbandingan gaya hidup di Instagram.
Fakta 4: Investasi terbesar mereka adalah di kesehatan dan hubungan
Orang dengan mental ini jarang melewatkan olahraga di pagi hari, tetap makan sayur dan buah meskipun gajinya pas-pasan, dan punya teman-teman yang mendukung. Hasilnya? Mereka jarang sakit, jarang pergi ke dokter, dan punya sistem pendukung yang kuat saat sedang susah. Jika dibandingkan dengan orang yang gajinya besar tapi sering ke psikolog karena stres, maka orang dengan mental miliarder jauh lebih sehat dan stabil.
Fakta 5: Mereka punya visi jangka panjang, bukan cuma bertahan bulan ini
Banyak orang sukses yang mulai dari gaji UMR, lalu naik jabatan, membuka usaha kecil, dan akhirnya memiliki aset miliaran. Tapi kuncinya bukan cuma keberuntungan, melainkan mental yang tidak pernah merasa “sudah cukup” untuk berhenti belajar dan berusaha. Mereka mempelajari buku keuangan, ikut komunitas investasi, atau sekadar bertanya ke teman yang lebih paham.
Di tahun 2026, ketika inflasi masih mengejutkan, harga beras naik, dan biaya hidup semakin mahal, gaji UMR memang terasa berat.Namun, itulah saat di mana mental miliarder benar-benar diuji. Bukan soal seberapa banyak uang yang masuk, tapi seberapa bijak uang itu dikelola, dan seberapa bahagia hati yang mengelolanya. Jadi, jika hari ini gajimu UMR atau bahkan di bawahnya dan kamu merasa “kurang”, coba tanya diri sendiri:
- Apakah aku sudah bersyukur atas apa yang ada hari ini?
- Apakah aku sudah menyisihkan sebagian kecil uang untuk masa depan?
- Apakah aku punya waktu untuk orang-orang yang kucintai?
Kalau jawabannya ya untuk ketiganya, selamat—kamu sudah punya mental miliarder, meski rekening banknya masih UMR.Kamu termasuk yang mana? Punya gaji UMR atau di bawah UMR tapi memiliki mental miliarder?.Salam akal sehat yaaaa






























